MOSBA 2026 Resmi Digelar, Bekali Santri Baru Kenali Lingkungan Pondok dan Bangun Karakter Kepesantrenan
Jombang – Pondok Pesantren Putra Al Wahabiyyah 1 dan Pondok Pesantren Putri Al Lathifiyyah 2 Bahrul Ulum kembali menyelenggarakan MOSBA (Masa Orientasi Santri Baru) sebagai rangkaian penyambutan santri baru tahun ajaran 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung selama 7–9 Juli 2026 ini menjadi gerbang awal bagi para santri untuk mengenal kehidupan di pondok pesantren sekaligus menanamkan nilai-nilai kepesantrenan sejak hari pertama mereka menempuh pendidikan.
MOSBA diselenggarakan sebagai wadah orientasi yang bertujuan memperkenalkan lingkungan pondok, sistem pendidikan, tata tertib, budaya, serta berbagai kegiatan yang akan dijalani santri selama berada di pesantren. Melalui kegiatan ini, para santri baru diharapkan mampu beradaptasi dengan lingkungan baru, membangun rasa memiliki terhadap pondok, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, dan berakhlakul karimah.
Rangkaian MOSBA diawali dengan upacara pembukaan pada Selasa, 7 Juli 2026, yang bertempat di Halaman MTs. Plus Bahrul Ulum. Upacara diikuti oleh seluruh santri baru dari Pondok Pesantren Putra Al Wahabiyyah 1 dan Pondok Pesantren Putri Al Lathifiyyah 2, panitia, dewan asatidz dan asatidzah, serta jajaran pengurus pondok.
Suasana pembukaan berlangsung dengan penuh khidmat. Setelah pelaksanaan upacara, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Hj. Mundjidah Wahab yang memberikan pesan kepada seluruh santri baru agar senantiasa menjaga niat dalam menuntut ilmu, menghormati guru, menaati seluruh peraturan pondok, serta memanfaatkan masa belajar di pesantren sebagai bekal kehidupan di masa mendatang. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama sebagai harapan agar seluruh rangkaian kegiatan MOSBA berjalan lancar dan penuh keberkahan.
Sebagai penutup acara pembukaan, panitia santri putri menampilkan pertunjukan flashmob yang disambut meriah oleh seluruh peserta. Penampilan tersebut menjadi simbol penyambutan hangat sekaligus menambah semangat para santri baru dalam mengawali kehidupan di lingkungan pesantren.
Usai pembukaan, peserta kembali ke masing-masing pondok untuk mengikuti rangkaian orientasi. Santri putra melaksanakan kegiatan di Pondok Pesantren Putra Al Wahabiyyah 1, sedangkan santri putri mengikuti kegiatan di Pondok Pesantren Putri Al Lathifiyyah 2. Seluruh kegiatan dipandu oleh panitia MOSBA dengan pendampingan pengurus pondok.
Pada 8–9 Juli 2026, kegiatan MOSBA diisi dengan berbagai materi yang dirancang untuk membantu santri baru mengenal kehidupan di pesantren secara menyeluruh. Materi yang diberikan meliputi pengenalan lingkungan pondok, tata tertib, budaya kepesantrenan, sistem pembelajaran, hingga nilai-nilai yang menjadi pedoman kehidupan santri sehari-hari. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif sehingga peserta tidak hanya menerima informasi, tetapi juga dapat berinteraksi dan bertanya secara langsung kepada para pemateri.
Selain sesi materi, peserta juga diajak mengikuti ziarah sebagai bentuk pengenalan terhadap sejarah serta nilai-nilai perjuangan para masyayikh yang telah berperan dalam perkembangan Pondok Pesantren Bahrul Ulum. Kegiatan ini menjadi sarana untuk menanamkan rasa hormat kepada para pendahulu sekaligus memperkuat semangat dalam menuntut ilmu.
Rangkaian MOSBA juga dilengkapi dengan kegiatan jurit malam yang menjadi salah satu agenda pembentukan karakter. Melalui kegiatan ini, santri baru dilatih untuk membangun keberanian, kekompakan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama dalam menyelesaikan berbagai tantangan yang telah disiapkan panitia. Jurit malam tidak hanya menjadi aktivitas yang menarik bagi peserta, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang mengajarkan pentingnya kebersamaan dan solidaritas antar sesama santri.
Selama tiga hari pelaksanaan, MOSBA berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh antusiasme. Para santri baru tampak aktif mengikuti setiap rangkaian kegiatan, mulai dari pembukaan, penyampaian materi, pengenalan lingkungan pondok, hingga kegiatan lapangan yang telah disiapkan panitia.
Melalui MOSBA 2026, Pondok Pesantren Putra Al Wahabiyyah 1 dan Pondok Pesantren Putri Al Lathifiyyah 2 berharap seluruh santri baru mampu beradaptasi dengan lingkungan pesantren, memahami tata tertib dan budaya yang berlaku, serta memiliki bekal awal untuk menjalani kehidupan sebagai santri. Lebih dari sekadar kegiatan orientasi, MOSBA menjadi momentum penting dalam membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai kepesantrenan, dan mempererat ukhuwah di antara keluarga besar Pondok Pesantren Bahrul Ulum.
(Aisyy Alvi Fakhrani)