Wakil Rektor UIN Sunan Kalijaga Dorong Santriwati Al-Lathifiyyah 2 Berani Raih Pendidikan Tinggi
Jombang — PP. Putri Al-Lathifiyyah 2 Bahrul Ulum Tambakberas Jombang menerima kunjungan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Dr. Abdur Rozaki, S.Ag., M.Si., pada Jumat (13/6/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak siang hingga sore hari di Aula Al-Lathifiyyah 2 tersebut diikuti dengan antusias oleh seluruh santriwati.
Kegiatan ini turut didampingi oleh Pembina PP. Putra Al-Wahabiyyah 1, Agus Mujtahidur Ridho, dan Pembina PP. Putri Al-Lathifiyyah 2, Ning Awin Tammah. Kunjungan tersebut bertujuan memberikan motivasi kepada para santriwati agar memiliki keberanian dan semangat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Dalam arahannya, Prof. Abdur Rozaki mengajak para santriwati untuk memiliki pandangan yang lebih luas terhadap pendidikan. Menurutnya, pendidikan tidak seharusnya berhenti pada jenjang sekolah menengah atas, melainkan perlu dilanjutkan hingga perguruan tinggi sesuai minat dan potensi yang dimiliki masing-masing.
Selain berbagi pengalaman perjalanan akademiknya, beliau juga mengingatkan pentingnya peran santri dalam sejarah bangsa Indonesia. Menurutnya, santri memiliki kontribusi besar dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan bangsa. Oleh karena itu, santri masa kini harus mampu melanjutkan perjuangan tersebut melalui pendidikan, pengembangan ilmu pengetahuan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Beliau juga menekankan bahwa santri juga harus mampu mengikuti perkembangan globalisasi dan modernisasi. Dengan wawasan yang luas dan kemampuan beradaptasi, santri diharapkan mampu bersaing serta memberikan kontribusi positif di berbagai bidang.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Abdur Rozaki menyampaikan bahwa saat ini terbuka banyak peluang untuk melanjutkan pendidikan tinggi, termasuk melalui berbagai program beasiswa. Beliau juga mengenalkan perkembangan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang kini memiliki beragam program studi, termasuk Fakultas Kedokteran.
Suasana semakin hidup saat sesi tanya jawab. Salah seorang santriwati menanyakan motivasi dalam menempuh perjalanan panjang hingga meraih gelar guru besar. Menanggapi pertanyaan tersebut, beliau menjelaskan bahwa keberhasilan tidak ditentukan oleh panjangnya proses, melainkan oleh keberanian untuk memulai langkah pertama. Beliau juga mendorong para santriwati untuk membiasakan diri membaca dan menulis karena kedua hal tersebut merupakan fondasi penting dalam dunia akademik.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, inspiratif, dan penuh semangat. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai penanda berakhirnya kegiatan yang diharapkan dapat menumbuhkan motivasi para santriwati PP. Putri Al-Lathifiyyah 2 untuk terus belajar, memperluas wawasan, dan berani meraih pendidikan tinggi sebagai bekal mengabdi kepada agama, masyarakat, dan bangsa.
(Janneeta S.)